Selamat Datang ! .

Watu Dodol dan patung Gandrung

                                                                    watu dodol
Batu ini menjadi unik karena memiliki sejarah sendiri dan cerita mistik di dalamnya. Daerah ini pernah dijadikan sebagai tempat pertahanan dan perlidungan tentara Jepang ketika Perang Dunia II. Karena dianggap mengganggu, batu yang berdiameter sekitar 10 pelukan orang dewasa ini oleh tentara Jepang
                                                    watu dodol dan patung gandrung

pernah hendak dipindahkan. Namun, walau sudah puluhan orang dikerahkan untuk memotong batu tersebut agar bisa digulingkan, tidak membawa hasil. Lalu Jepang memutuskan memindakan batu itu dengan ditarik kapal. Ternyata sang batu tetap saja tak bergeming. Kabarnya malah kapal yang menarik itu tenggelam

                                                                 patung gandrung

selamat datang di Banyuwangi begitu tulisan itu menyapa anda para pengunjung
Fondasi patung yang berada di atas pantai ini sudah selesai tahun 2003 lalu. Tetapi pembuatan patung Gandrung baru selesai sekitar akhir 2004 lalu. “Yang mahat 3 orang, 1 orang Banyuwangi, 1 orang Jawa Tengah, dan 1 orang dari Bali,” lanjut Bu Siti. Proses pengerjaannya memakan waktu 3 bulan. Salah satu pelukisnya bernama Wayan, warga Bali yang tinggal di Banyuwangi

                                                             ada sumber air tawar

Di salah satu bibir pantai ada keajaiban. Mungkinkah sebuah sumur tawar ada di pinggir pantai? Aneh tapi nyata, di Watudodol, ditemukan sumber air tawar. Rasanya tidak asin ataupun antak. Kalau pasang, air bisa masuk ke dalam sumber air ini, tapi airnya tetap tidak asin,warga setempat membuatkan pembatas yang dibuat jadi semacam sumur.,Jadi bagi mereka yang ingin mengambil airnya bisa menggunakan timba/ember



Bila anda di Banyuwangi, sebaiknya sempatkan mampir ke Watudodol
Banyak hal yang menarik di sini,Selain patung Gandrung dan pantainya yang indah
watu dodol biasa dijadikan tempat peristirahatan sejenak setelah menempuh perjalanan Selain menikmati indahnya panorama laut, pengunjung dapat pula mendaki bukit letaknya hanya bersebrangan jalan, di bukit ini telah disediakan track untuk dilewati oleh pengunjung Sesampai di atas bukit,pengunjung dapat melihat panorama selat Bali yang indah

27 komentar:

  1. unik juga ya tempatnya.. untuk masalah mistik seperti ini sih percaya nggak percaya.. masalahnya di kampung halaman saya juga pernah seperti ini, saat ada pembangunan gorong2 terdapat batu yang ukurannya cukup besar menghalangi pekerjaan pembuatan gorong2 tersebut. karena nggak kuat buat mindahin jadi ditarik dengan menggunakan traktor, keesokan harinya batu itu balik lagi ke tempat semula..

    tempat ini jauh dari kota nggak mas?

    BalasHapus
  2. kPn2 deh berkunjung...klo mmg ada keperluan :D

    BalasHapus
  3. aku kemaren ke banyuwangi mampir watudodol, dan ada gua jepang juga kan disana... erm... mau naik tapi ternyata jalan yang ditempuh buat ngeri... apalagi pas nggak ada persiapan buat melakukan perjalanan seperti itu >.<

    BalasHapus
  4. @Tri Setyo Wijanarko
    ya tidak begitu jauh..tepatnya jalan poros Banyuwangi – Situbondo

    BalasHapus
  5. batu nya gede jg ya sobt..... kapan2 main kesana ah,,,, :D
    ==============
    btw.. jgn lupa ikutan Survey Blogger Indonesia yah.. :)

    BalasHapus
  6. Jadi pengen liat sob.... jujur aja belum pernah liat langsung, cuma fotonya aja....

    BalasHapus
  7. dari foto-fotonya, kayanya indah bgt tempatnya ya mas...

    BalasHapus
  8. Halo Banyuwangi.. inginnya saya berkunjung kesana:) someday sometime.. doain ye hehe..

    BalasHapus
  9. kapan yah. bisa ksana........*ngayal*

    BalasHapus
  10. Terakhir ke Banyuwangi tahun 2007.. Enggak tahu kapan bisa kesana lagi

    BalasHapus
  11. Wuih .. batunya besar banged .... gimana ya kalau roboh dan menggelinding ?? hiiii....

    BalasHapus
  12. belum pernah kesana sob.
    sesuatu yang unik biasanya bernilai sejarah tinggi dan harus dijaga sampai kapanpun

    BalasHapus
  13. ga bisa dipindahin? waah cool

    BalasHapus
  14. besar bnget batunya,
    jadi penasaran maw liat langsung batunya..,

    BalasHapus
  15. Wah watu dodol,jadi ingat masa itu kang,...

    BalasHapus
  16. waduh saya kepingin sekali maen ke banyuwangi sob, sepertinya banyak objek wisata menarik disana hmmm kapan ya

    BalasHapus
  17. salam sahabat
    wah mas kayaknya saya pernah melewati di ssamping watu dodol,kalau yang patung itu malah saya kok belum tahu yach..makasih nmaaf telat

    BalasHapus
  18. Betapa kayanya keindahan nusantara...

    BalasHapus
  19. Salah bayangan tentang watu dodol, kirain semacam dodol garut yang bisa dimakan gitu. He he.. .

    BalasHapus
  20. Wah, keliatannya menggiurkan nih pemandangannya....
    fotonya ditambahin dong mas, kurang banyak nih :D

    BalasHapus
  21. Dari hasil foto'y aja saya bisa ngebayangin pasti seru ada disana. Kemarin sempat ke Malang tadinya klo ad lebih waktu mo ke Banyuwangi Bro, ya insyaallah klo ad waktu pasti ke Banyuwangi...

    Thanks for your information.

    Nice picture and story...

    Salam hangat dari Tangerang

    BalasHapus
  22. wah sangat menarik sob, terlebih dengan cerita Batunya, karena sepintas rentan terguling ya sob ....

    BalasHapus
  23. wah, tetangga nih.
    aku asli Sirubondo, kalau ke Banyuwangi pasti ngeliat batu itu, keren!
    emang gak bisa dipindahin tuh batu, bahkan emang gak boleh dipindahin kaya'nya..

    BalasHapus
  24. kl mau k bali nglewatin ga mas...?

    BalasHapus
  25. @kunci vga
    sekitar kurang lebih 5 kilometer dari pelabuhan ketapang

    BalasHapus
  26. Betul, percaya ndak percaya. ada juga batu yang spt itu didaerah wonogiri mas, kalo gak salah namanya watu plenteng semar..

    BalasHapus

terima kasih atas komentar Anda
jangan lupa besok kembali lagi ya